Perkuat Partai Demokrat, Tim Drs. H. Zulfikar Ahmad Ajak DPC Demokrat Bungo Rangkul Kader Muda


BUNGO — Upaya konsolidasi Partai Demokrat di Kabupaten Bungo kembali mencuat ketika tim Drs. H. Zulfikar Ahmad melakukan serangkaian pendekatan strategis kepada struktur partai di daerah, termasuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bungo, dengan ajakan tegas untuk merangkul kader muda dalam dinamika politik lokal.


Kegiatan yang digelar akhir pekan lalu di markas DPC itu dihadiri oleh sejumlah pengurus, pengiat politik, serta kader Demokrat setempat, menandai momentum penting dalam memperkuat basis organisasi menjelang kontestasi politik nasional yang semakin dinamis.


Dalam pernyataannya, Drs. H. Zulfikar Ahmad menekankan bahwa regenerasi kader menjadi pilar utama dalam upaya revitalisasi partai, di mana peran generasi muda harus ditempatkan sebagai kekuatan strategis dalam setiap keputusan politik partai ke depan.


Zulfikar Ahmad secara khusus menyebut bahwa tantangan politik saat ini menuntut Demokrat tidak hanya mengandalkan figur senior, tetapi juga harus membangun jaringan kader yang adaptif dan relevan dengan aspirasi masyarakat terutama generasi milenial dan generasi Z.


Menurutnya, kader muda yang aktif dan progresif merupakan aset politik penting untuk memastikan Partai Demokrat tetap kompetitif, terutama dalam menghadapi agenda besar Pemilu 2029 yang diprediksi menjadi titik balik konfigurasi kekuasaan nasional.


Sorotan terhadap kebutuhan merangkul kader muda juga sejalan dengan narasi Partai Demokrat yang lebih luas di tingkat pusat, di mana berbagai tokoh Demokrat mendorong pembinaan kader secara intensif untuk membawa partai kembali berjaya dalam persaingan elektoral.


Strategi ini bukan semata retorika organisasi, melainkan respons terhadap peta politik yang berubah cepat dan tuntutan publik akan peran politik yang lebih inklusif dan representatif, terutama dari segmen pemilih muda yang makin menentukan arah pilihan politik daerah dan nasional.


Namun, ajakan Zulfikar itu juga mendapat sorotan seputar implementasi praktisnya: apakah kader muda benar-benar akan mendapatkan ruang strategi dan posisi penting dalam struktur partai, atau hanya menjadi simbol semata dalam upaya konsolidasi elite.


Bagi Kabar Pinggiran, langkah ini sepatutnya menjadi evaluasi kualitas kaderisasi Partai Demokrat di Bungo: apakah benar-benar membuka akses demokrasi internal untuk regenerasi atau justru mempertahankan dominasi jaringan lama yang masih berkutat dalam struktur elit partai tanpa membuka ruang pembuktian nyata bagi kader muda.


Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama