Ayah di Desa Lesung Batu Lama Muratara Menangis, Minta Keadilan untuk Anaknya yang Dikeroyok

Muratara– Kabar duka datang dari Dusun I, Desa Lesung Batu Lama, Kecamatan Rawas Ulu. Seorang anak bernama Firdan menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sekelompok orang. Ayahnya, Sarwo Edi Wibowo, kini berharap polisi segera bertindak tegas.

Peristiwa nahas itu terjadi Kamis malam hingga Jumat dini hari sekitar pukul 23.00 WIB. Di kampung yang biasanya tenang, terdengar kabar bahwa Firdan dianiaya secara bersama-sama. Warga setempat pun kini resah dan menanti kejelasan kasus ini.

Sarwo Edi Wibowo, sebagai kepala keluarga, tak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Ia menyatakan masih percaya pada aparat kepolisian setempat. “Saya harap Polres Muratara segera tetapkan tersangka dan tangkap pelakunya. Anak saya butuh keadilan,” ujarnya dengan suara berat.

Menurut cerita keluarga, dua orang berinisial E dan D diduga kuat terlibat dalam kejadian tersebut. Namun sampai saat ini, keduanya belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lapangan.

Kabar Pinggiran mencatat, kasus kekerasan terhadap anak di daerah pinggiran seperti Muratara sering kali berlarut jika tak ada tekanan dari masyarakat. Keluarga berharap kasus ini tidak berakhir di meja begitu saja, melainkan harus ada tindakan nyata dari pihak berwajib.

Jika terbukti, pelaku bisa dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman ini diharapkan memberi efek jera agar kejadian serupa tak terulang di kampung-kampung lainnya.

Sementara itu, warga Dusun I dan sekitarnya ikut prihatin. Banyak yang berharap Polres Muratara dapat menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan adil, sehingga rasa aman di masyarakat kembali pulih.

Sarwo Edi dan keluarga besar terus mendampingi Firdan. Mereka berdoa agar anaknya segera pulih dan pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabar Pinggiran akan terus mengawal kasus ini dari pinggiran. Masyarakat Muratara berhak mendapatkan keadilan, tak peduli seberapa kecil desanya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama